|
Indonesia Berhasil Menggolkan Deklarasi Nusa Dua dan Isu Kelautan |
|
Dikirim oleh Webmaster
|
|
Sidang Khusus ke-11 Governing Council Badan Lingkungan PBB (GC-UNEP)/Forum Menteri Lingkungan Global yang berlangsung sejak tanggal 24 Pebruari 2010 di Nusa Dua, Bali, telah ditutup oleh Menteri Lingkungan Serbia selaku Presiden GC UNEP pada tanggal 26 Pebruari 2010. Sidang berhasil mengesahkan keputusan usulan Indonesia mengenai kelautan dan Deklarasi Nusa Dua 2010. |
|
Lebih detail...
|
|
|
Di Balik Kemitraan Ekonomi Jepang-Filipina |
|
Dikirim oleh Webmaster
|
|
Nampaknya, masalah krusial berskala global yang melanda kawasan Asia Tenggara, tidak hanya berkaitan dengan isu-isu strategis di bidang politik dan pertahanan. Kali ini, isu lingkungan hidup pun berpotensi untuk memicu ketegangan baru di kawasan Asia Tenggara. Bukan semata-mata konflik kepentingan strategis antara Amerika Serikat versus ASEAN, melainkan juga kemungkinan terjadinya perbenturan kepentingan antara sesame negara ASEAN |
|
Lebih detail...
|
|
|
Bali Roadmap: Apa Hubungan antara Emisi CO2 dengan Hutan? |
|
Dikirim oleh Webmaster
|
|
MELALUI jalur pribadi, saya menerima email yang minta tidak disebutkan namanya. Pertanyaannya seperti ini: "Ustad, setelah saya mengikuti sedikit Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim di Bali, setelah membaca isu penting dalam konferensi tersebut adalah berjubelnya emisi gas rumah kaca, dan menipisnya hutan. Timbullah serta-merta dalam benak saya rentetan pertanyaan, apa itu rumah kaca serta apa hubungannya emisi gas rumah kaca di satu pihak, dan menipisnya hutan di lain pihak ?"
|
|
Lebih detail...
|
|
|
Menunggu Komitmen dari Bali |
|
Dikirim oleh Webmaster
|
|
KONFERENSI PBB tentang Perubahan Iklim di Bali segera akan berakhir. Jika semuanya berjalan lancar, konferensi yang kini dimonitor langsung oleh Presiden SBY itu diharapkan akan menghasilkan protokol baru yang merupakan revisi Protokol Kyoto sepuluh tahun yang lalu.Seperti yang telah banyak diberitakan, Protokol Kyoto adalah semacam komitmen negara-negara industri untuk antara lain mengurangi emisi dari gas rumah kaca (GRK) hingga 5,2 persen. |
|
Lebih detail...
|
|
|
Kita Berubah di Tengah Suhu Bumi |
|
Dikirim oleh Webmaster
|
|
PERDEBATAN terus belangsung tentang nasib manusia masa depan yang dikaitkan dengan pemanasan bumi, perubahan iklim, dan isu lain yang punya kedekatan substansial dengan penyebab naiknya suhu bumi. Isu-isu demikian sedang ramai dibicarakan di Bali.Akibat ulah manusia, planet bumi kita, pada suatu saat tertentu di masa datang yang tidak terlalu lama, tidak menjadi tempat aman bagi kehidupan manusia bersama organisme yang lain. Namun, pada saat yang sama, kita masih terlibat masalah yang paling elementer dan bersahaja seperti pembuangan sampah, masalah banjir, longsoran tanah, kebakaran, penggundulan hutan, ladang berpindah, bahkan masalah kebersihan dapur dan sumur, kebersihan halaman rumah dan selokan. |
|
Lebih detail...
|
|
|
|