header image
Home arrow - Ekonomi
- Ekonomi
Dilema Pajak Dan Utang Luar Negeri
Dikirim oleh Webmaster   
Sampai dengan saat ini pemerintah Indonesia masih menanggung beban utang luar negeri yang terus mengalami pertumbuhan naik akibat beban bunga dari utang tersebut yang terus tumbuh. Beredar rumor bahwa saat ini setiap satu orang warga negara Indonesia sejak kelahiranya sudah menaggung beban utang sekitar enam juta rupiah setiap jiwa warga negara Indonesia.
Lebih detail...
 
CAFTA: Jangan Sampai Indonesia Jadi Korban Perdagangan Bebas Cina
Dikirim oleh Webmaster   
Perdagangan bebas merupakan sebuah konsep kapitalis yang identik dengan upaya negara-negara maju dalam memperluas pangsa pasar produknya. Yang dalam bahasa realisnya adalah mematikan industri domestik negara berkembang.
Lebih detail...
 
Belajar Dagang sampai ke Negeri China
Dikirim oleh Webmaster   
Perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) ASEAN-China, lazim disebut AFTA yang mulai diberlakukan sejak 1 Januari 2010 menuai kontroversi. Ada yang negatif dan ada pula pendapat yang positif. Namun, agaknya kesan negative-lah yang paling dominan.
Lebih detail...
 
Manfaat Angket Century Bagi Pembangunan Bangsa
Dikirim oleh Webmaster   
Pengucuran bailout dari pemerintah kepada Bank Century sebagai bentuk respon pemerintah dalam mengatasi persoalan perbankan nasional dan untuk menghindari dampak sistemik akibat Bank Sakit telah berbuntut pada ketidak percayaan public kepada pemerintah dalam hal ini mengarah kepada menteri keuangan.
Lebih detail...
 
Bagaimana Jalan Keluar Dari Semua Kemelut Ini?
Dikirim oleh Webmaster   

Jika dilihat kerugianya sampai 6,7 Triliun, artinya jika 10 juta dollar bisa satu sumur minyak, maka bisa menghasilkan 670 sumur minyak, dan jika satu sumur menghasilkan 20.000 barel, maka bisa menghasilkan minyak 1.340.000 barel perhari. Artinya Indonesia akan punya penghasilan baru dan terlepas dari krisis energi.

Lebih detail...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 9 dari 27
Advertisement
Tentang Kami